Badan Kehormatan Tidak Akan Panggil Dasrul Djabar  

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat, Siswono Yudhohusodo, mengatakan pihaknya tidak akan memanggil anggota Komisi Hukum dan HAM dari Fraksi Demokrat, Dasrul Djabar, terkait dugaan percobaan suap Komisi Yudisial. Alasannya, anggota Komisi Yudisial, Imam Anshori, tidak menyebutkan nama yang mencoba menyuap.

"Kami tidak bisa memanggil orang yang tak disebutkan namanya," kata Siswono ketika ditemui di kompleks parlemen Senayan, Senin, 30 September 2013. Padahal, kata dia, Badan Kehormatan berharap Imam menyebutkan nama legislator yang mencoba menyuap.

Siswono menilai langkah Imam yang tak menyebut nama itu tak bertanggung-jawab. Ucapan yang dilontarkan oleh Imam mencoreng parlemen karena tanpa disertai bukti. Badan Kehormatan tak akan memanggil Imam kembali atau Dasrul.

Sebelumnya, anggota Komisi Yudisial, Imam Anshori, ditawari duit Rp 1,4 miliar oleh anggota DPR dalam seleksi calon hakim agung. Pengakuan Imam, anggota DPR itu menyatakan duit tersebut akan dibagikan untuk tujuh komisioner Komisi Yudisial, termasuk Imam. Namun, dia menolak pemberian tersebut. Calon yang diajukan oleh anggota DPR itu pun ditolak oleh Komisi Yudisial untuk duduk di Mahkamah Agung.

Ketika dipanggil Badan Kehormatan 26 September lalu, Imam Anshori, tak mau membuka identitas legislator dalam dugaan suap hakim agung. Dia akan mengungkap nama pelaku percobaan suap jika ada jaminan dari Badan Kehormatan DPR.

SUNDARI


http://id.berita.yahoo.com/badan-kehormatan-tidak-akan-panggil-dasrul-djabar-084540095.html
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger