Akbar Akui Ada Internal Golkar Tidak Suka Konvensi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Akbar Tandjung mengakui adanya  internal di Golkar yang tidak menyukai digelarnya konvensi. Sistem konvensi digunakan Golkar untuk mengusung calon presiden RI semasa kepemimpinan Akbar Tandjung.

"Ada yang tidak suka konvensi, padahal Golkar naik suaranya dan menjadi pemenang," kata Akbar Tandjung dalam diskusi di Gedung DPR, Kamis (31/10/2013).

Akbar pun mengapresiasi Partai Demokrat yang melakukan konvensi untuk memilih calon presiden yang diusung pada Pemilu 2014. Menurut Akbar masing-masing partai politik harus membuka kepada semua tokoh yang ingin menjadi calon presiden.

Akbar berharap situasi politik Indonesia kondusif untuk mencari presiden baru. Apalagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan habis masa jabatannya.

"Yang terpanggil untuk menduduki jabatan itu (berkompetisi) secara sehat dan fair," kata Akbar.

Akbar juga mengaku mendukung wacana calon presiden independen. Hal itu telah dibuktikan dengan adanya ruang calon independen bagi pemilihan gubernur dan walikota. Sedangkan untuk presiden tetap diusung dari presiden dan calon presiden.

"Saya dukung gagasan itu (calon independen), tetapi harus dilakukan amandemen UUD 45," imbuhnya.

Baca Juga:

Tim Sukses Gita Wirjawan Konsultasi dengan KPK Siang Ini

Akbar: Empat Peserta Konvensi Golkar Jadi Calon Presiden RI

Dalam Survei Capres, Nama Jokowi Semakin tak Tertandingi


http://id.berita.yahoo.com/akbar-akui-ada-internal-golkar-tidak-suka-konvensi-021515793.html
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger