Akbar: Parpol Buka Peluang Kemunculan Tokoh Baru

Jakarta (Antara) - Ketua Dewan Pembina Partai Golongan Karya Akbar Tandjung berpendapat bahwa partai-partai politik harus mulai membuka kesempatan untuk kemunculan tokoh-tokoh baru sebagai calon pemimpin nasional dalam Pemilu 2014.

"Saya kira partai-partai politik sebaiknya memberikan peluang bagi munculnya tokoh-tokoh pemimpin baru, paling tidak dimulai dari internal partai," kata Akbar di Jakarta, Kamis.

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam Diskusi Dialektika Demokrasi bertema "Saatnya Regenerasi Kepemimpinan Bangsa" di Gedung Nusantara III MPR/DPR/DPD.

Ia menyebutkan sebenarnya Undang-Undang Pemilihan Presiden (Pilpres) No.42 Tahun 2008 menyatakan bahwa partai politik harus menetapkan calon presiden yang akan diajukan secara demokratis dan terbuka sesuai dengan mekanisme internal masing-masing partai.

"Sekarang tinggal bagaimana masing-masing partai menafsirkan pernyataan dalam UU Pilpres itu," katanya.

"Kalau saya mengartikan ketentuan itu berarti masing-masing parpol harus membuka kesempatan kepada siapa saja yang merasa terpanggil sebagai pemimpin melalui partai yang bersangkutan secara demokratis dan terbuka," lanjutnya.

Oleh karena itu, Akbar mengatakan setiap partai politik perlu membuat mekanisme pemilihan calon presiden (capres) yang bersifat terbuka dan demokratis sehingga dapat menciptakan kesempatan munculnya para tokoh pemimpin baru.

"Dalam politik kita perlu membangun nilai dan sisitem yang baik. Sistem itu penting, tetapi nilai tidak kalah pentingnya, seperti demokrasi, kesetaraan, egalitarianisme, kemajemukan. Nilai-nilai itu juga harus kita bangun kembali," ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia juga menyatakan persetujuan terhadap gagasan munculnya tokoh-tokoh baru dan muda sebagai calon presiden.

"Saya setuju dan mendukung gagasan agar kita memberi kesempatan munculnya tokoh-tokoh muda dan tokoh pemimpin baru dalam kepemimpinan nasional kita," ungkapnya.

Namun, kata dia, semua pihak harus memiliki keinginan yang kuat untuk mampu menciptakan iklim politik yang kondusif yang memungkinkan munculnya tokoh-tokoh pemimpin baru itu.

"Suatu keadaan kondusif yang memberikan kesempatan terjadinya persaingan di antara mereka-mereka yang terpanggil untuk menduduki jabatan pemimpin agar dapat berkompetisi secara sehat dan adil," jelasnya.

Selanjutnya, ia mendukung gagasan munculnya calon-calon presiden perorangan atau independen, sebagaimana yang terjadi dalam pemilihan kepala daerah.

"Seperti kita tahu, dalam pemilihan gubernur dan bupati sudah ada calon-calon perorangan maka saya kira cukup beralasan agar ke depan dimungkinkan munculnya capres perorangan atau independen," ujar Akbar. (ar)


http://id.berita.yahoo.com/akbar-parpol-buka-peluang-kemunculan-tokoh-baru-140126003.html
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger