Konsep Empat Pilar Bangsa Harus Direvisi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam suasana peringatan ke 85 tahun Sumpah Pemuda Direktur Eksekutif The President Center Didied Mahaswara meminta supaya Pancasila dikeluarkan dari Empat Pilar Bangsa dan kedudukannya diganti dengan Sumpah Pemuda.

''Konsep Empat Pilar Bangsa harus direvisi. Pancasila bukan pilar melainkan dasar. Karena itu kedudukannya diganti saja dengan Sumpah Pemuda,'' kata Didied Mahaswara kepada wartawan di Gedung DPR, Selasa (29/10/1013).

Menurutnya, dengan demikian urutan kedudukan Empat Pilar Bangsa terdiri dari, pertama: Sumpah Pemuda, yaitu sebagai unsur manusianya sebagai pendeklarator Negara Kesatuan Republik Indonesia. Yang kedua, Bhineka Tunggal Ika sebagai unsur perbedaan suku dan adat tetapi tetap bersatu.

Ketiga, UUD 45 sebagai peraturan yang mengikat. Keempat, NKRI sebagai kesatuan negara.

''Pancasila berdiri sendiri saja, karena Pancasila itu ideologi bangsa dan Negara. Tidak bisa disatukan, apalagi dijadikan pilar,'' kata Didied.

Dia menambahkan, setelah Empat Pilar Bangsa yang terdiri dari Sumpah Pemuda, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, dan UUD 45 terpenuhi, maka Pancasila baru bisa diterapkan dan diamalkan secara maksimal.

''Tidak seperti sekarang, Pancasila cuma jadi hafalan dan bacaan saja, sedangkan NKRI, UUD 45, dan Kebhinekaan, jadi berantakan akibat kepemimpinan nasional yang lemah dan korup,'' katanya.

Baca Juga:

Konsep Empat Pilar Bangsa Harus Direvisi

Densus Antikorupsi Upaya untuk Lengserkan KPK

TNI di Masa Damai Dapat Didayagunakan untuk Kesejahteraan Rakyat


http://id.berita.yahoo.com/konsep-empat-pilar-bangsa-harus-direvisi-130427235.html
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger