Subsidi Listrik PLN Tidak Tepat Sasaran

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil pemeriksaan atas subsidi di PT PLN mengungkapkan adanya subsidi senilai Rp 44,61 triliun yang diberikan kepada golongan tarif pelanggan menengah, pelanggan besar, pemerintah dan pelanggan khusus, yang tidak sesuai dengan tujuan pemberian subsidi sehingga pemberian subsidi listrik menjadi tidak tepat sasaran.

"Kasus ketidakefektifan tersebut terjadi karena pemerintah dalam menetapkan penggolongan tarif listrik tidak mengacu pada tujuan pemberian subsidi dalam APBN dan pemerintah tidak konsistren dalam menerapkan kebijakan subsisi dalam APBN 2011 dan 2012," kata Ketua BPK Hadi Poernomo dalam sambutan pada Penyerahan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester I Tahun 2013 di gedung DPR Jakarta, Selasa (1/10/2013).

Atas kasus itu, menurut Hadi, BPK merekomendasikan pemerintah melakukan peninjauan kembali kebijakan pemberian subsidi listrik sehingga subsidi listrik hanya diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan saja atau masyarakat yang layak mendapatkan.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi VI DPR RI Airlangga Hartarto mengatakan temuan BPK soal subsidi listrik PLN yang tidak tepat sasaran bukan hal baru sebab yang disubsidi PLN adalah struktur tarifnya.

"Sebenarnya PLN krisis karena dibuat sendiri sebab PLN menjual tarif listrik dalam rupiah dan beli bahan baku dalam dolar AS. Bagaimana dia beli dolar AS jual pakai rupiah," kata dia.

Menurut dia PLN harus tegas menyelesaiakn masalah itu dengan memilih bahan baku primer yang tepat.

Baca Juga:

Subsidi Listrik PLN Tidak Tepat Sasaran

PSSI Pasti Kurangi Jumlah Pemain Asing di Liga Super

Djoko Santoso: Kemandirian Ekonomi Mustahil Terwujud


http://id.berita.yahoo.com/subsidi-listrik-pln-tidak-tepat-sasaran-110623327--finance.html
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger