Tahun 2011, Akil Miliki Harta Sekitar Rp 5,1 Miliar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) nonaktif, Akil Mochtar sebagai tersangka dugaan suap terkait Pilkada Gunung Mas, Kalimantan Tengah dan Lebak, Banten.

Diketahui, Akil terakhir melaporkan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 2011 lalu saat masih menjadi hakim konstitusi.

Menurut informasi situs resmi LHKPN acch.kpk.go.id, Akil memiliki total harta senilai Rp 5,1 miliar. Harta tersebut dilaporkan ke LHKPN KPK pada 3 Januari 2011 yang lalu.

Jumlah Rp 5,1 miliar itu terdiri dari harta tidak bergerak, harta bergerak, surat berharga, giro dan setara kas lainnya, serta piutang.

Harta bergerak Akil antara lain adalah usaha peternakan sapi senilai Rp 30 juta, alat transportasi Rp 402 juta, kemudian emas, batu mulia dan barang-barang antik mencapai Rp 451 juta. Selain itu giro dan setara kas mencapai Rp 2,2 miliar.

Selain itu, Akil pernah diketahui melaporkan harta yang tak bergerak pada bulan Januari 2011 yang lalu sejumlah, yakni sejumlah bangunan rumah dan tanah yang berada di Pontianak.

Tak hanya itu, saat masih duduk di kursi DPR RI, Akil juga pernah melaporkan harta kekayaannya sekitar bulan Juli 2002. Harta tersebut bernilai sekitar Rp 3,4 miliar dan 4.514 dolar AS.

Baca Juga:

Hakim MK Harjono Jadi Ketua Majelis Kehormatan

KPK Akui Akil Mochtar Belum Pegang Uang Suap

KPK Terus Dalami Peran Gubernur Banten Ratu Atut


http://id.berita.yahoo.com/tahun-2011-akil-miliki-harta-sekitar-rp-5-094122735.html
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger