Wiranto: Pejabat Negara Jangan Merangkap Pengurus Partai

Jakarta (Antara) - Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto berpendapat bahwa seorang pejabat negara seharusnya melepas jabatan di partai politik agar dapat mengabdi sepenuhnya kepada rakyat.

"Saya sangat menyayangkan kalau seorang pejabat masih merangkap sebagai ketua umum atau pengurus partai politik. Misalnya, presiden, dia memang diajukan oleh partai politik, tetapi dia bukan representasi partai politik setelah menjadi presiden. Dia harus mempresentasikan rakyat," kata Wiranto di Jakarta, Rabu.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat ditemui usai menghadiri Seminar Nasional Empat Pilar Kebangsaan yang diadakan Fraksi Partai Hanura di Gedung Nusantara V DPR.

Wiranto mengatakan seorang presiden atau pejabat negara apapun harus mengutamakan pengabdian kepada rakyat, bukan kepada partai politiknya masing-masing, karena para pejabat negara itu telah dipilih langsung oleh rakyat.

"Yang mengurus negara ini bukan partai. Maka seorang presiden atau pejabat lainnya dari partai apapun kalau sudah dipilih sebagai pemimpin oleh rakyat Indonesia, dia itu pilihan rakyat, bukan pilihan partai," ujarnya.

Oleh karena itu, Wiranto mengimbau para calon presiden, wakil presiden, gubernur, bupati, dan walikota untuk mau melepas jabatan di partai politik.

"Jadi, seharusnya nanti kalau para calon pejabat ini sudah menjabat sebagai pejabat negara, dia harus melepaskan kedudukan sebagai pengurus partai politik supaya bisa jujur dan adil kepada rakyat," katanya.

Mantan Menteri Pertahanan dan Keamanan itu juga menekankan bahwa seorang pejabat negara yang sudah dipilih langsung oleh rakyat berarti bertanggung jawab penuh kepada rakyat.

"Sehingga sepenuh hatinya presiden harus fokus melaksanakan tugas-tugasnya dan mengabdi kepada rakyat, bukan kepada partai. Karena dia pemimpin rakyat bukan pemimpin partai lagi," ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengatakan, presiden yang akan datang haruslah sosok dengan pengetahuan dan kemampuan yang memadai karena di masa depan Indonesia akan menghadapi persaingan global yang semakin ketat.

"Kita harus berpikir secara rasional bahwa negeri kita semakin ke depan akan menghadapi persaingan global yang semakin ketat karena sumber daya hidup manusia semakin terbatas dan populasi semakin berkembang," kata Wiranto.

Menurut dia, seluruh negara di dunia akan menghadapi semakin banyak tantangan dalam menghidupi warga negaranya yang meningkatkan persaingan antarnegara.

"Untuk itu diperlukan pemimpin-pemimpin yang berkualitas dan yang mengetahui masalah. Pemimpin harus dapat membuat keputusan yang berani dan melakukan keputusan itu dengan perhitungan yang matang dan tanpa keraguan," kata Ketua Partai Hanura itu. (ar)


http://id.berita.yahoo.com/wiranto-pejabat-negara-jangan-merangkap-pengurus-partai-143125010.html
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger