Warteg Lebih Respek, Nilai Komunikasi Politik Jokowi 85


Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menduduki peringkat teratas tokoh yang memiliki komunikasi politik yang baik. Menanggapi hal itu Ketua DPD PDIP Jawa Barat TB Hasanuddin memiliki pengalaman bersama Jokowi.

Ia menuturkan sempat menemani Jokowi berkampanye saat Pilkada DKI Jakarta. Saat itu, TB Hasanuddin bersama Jokowi yang berada di wilayah Pulo Gadung ingin menyantap makanan di pinggir jalan.

Wakil Ketua Komisi I DPR itu mengaku ingin meniru sosok Jokowi dengan mengenakan kaos biasa serta sendal. Namun, ia malah mendapatkan penilaian berbeda saat makan di sebuah Warung Tegal (Warteg).

"Warteg lebih respek kepada Jokowi. Mereka bilang bapak (TB Hasanuddin) tidak pantas karena kulitnya halus, tongkrongannya bos," ujar Hasanuddin dalam diskusi di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (6/11/2013).

Hasanuddin kemudian memperhatikan cara Jokowi bersikap. Ia mengaku tidak bisa mengikuti mantan Walikota Solo itu.

"Dari cara ngomong, duduk, menarik kursi, saya pelajari mati-matian engga kena. Jokowi pantas makan di emper, kaos seperti itu," katanya.

Menurut Hasanuddin, penerimaan warga terhadap Jokowi sebagai bentuk bahwa publik mengingingkan pemimpin apa adanya. "Jokowi kalau mau jujur bicaranya tidak dipahami elit tapi nyambung ke bawah," ungkapnya.

Diketahui urutan tokoh yang bagus dari sisi komunikasi politik adalah Jokowi (skor 85), Jusuf Kalla (JK) skor 81, Prabowo Subianto ( skor 78),  Anies Baswedan (skor 75), Surya Paloh (skor 73), Gita Wirjawan (skor 70), Aburizal Bakrie (skor 68), Wiranto (skor 67), Dahlan Iskan (skor 65), Megawati Soekarno Putri (63) dan Pramono Edhie (skor 63).

Menurut Direktur Eksekutif LDB, Prof Tjipta Lesmana, adapun masing-masing parameter yang diberikan adalah pada bobot, konteks kejelasan, pesan, bahasa non verbal, penampilan, kualitas suara, dan rasa humor.

"Dengan sumber komunikasi yang diteliti Youtube,  pidato, jumpa pers, wawancara dengan televisi, percakapan dengan masyarakat," katanya.

Dijelaskan bahwa peneliti mendengarkan secara cermat setiap pernyataan pidato atau talk show calon dan menganalisis tiap parameter dan memberikan skor.
Penelitian dilaksanakan 1 September 25 Oktober 2013.

Baca Juga:

Wiranto Tawarkan Formula STMJ untuk Memajukan Indonesia

Rhoma Irama Makin 'Pede' jadi Capres dari PKB

Jusuf Kalla Berterima Kasih Dicalonkan Presiden oleh PKB


http://id.berita.yahoo.com/warteg-lebih-respek-nilai-komunikasi-politik-jokowi-85-001036199.html
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger